Gile lagi dah utk kedua kalinya
Dulu ternyata blog ini ude dilihat sampe 27.604 per tanggal 27 Februari 2009. Weleh-weleh, jadi semangat untuk nge-blog lagi neh.
Itu lagi-lagi dulu.
Dan sekarang sudah 51555 view per tanggal 18 Januari 2011, hampir 2 tahun yang lalu, walaupun tiada pernah posting blog ini hampir selalu ada yang lihat. Entah kenapa. Jadi penasaran mereka mbaca apa di blog ini dan tentunya dengan keyword apa mereka bisa nyasar di mari.
Sok, lanjut gan...
51155 views (part 2)
ΞTuesday, January 18, 2011|→
0
komentar|
∇
Categories :
AKOE
by
racoen
saat
6:02 PM
3 Mahasiswa (Part 2) - Ujian 1
ΞTuesday, May 19, 2009|→
0
komentar|
∇
Categories :
Cerita
Saatnya ujian. Ketiga mahasiswa tadi mempersiapkan dengan hal yang berbeda.
Pada ujian yang pertama, mata kuliah yang agak-agak gampang, standarlah. Reni mempersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Semua catatan kuliah tentang mata kuliah tersebut di kumpulinnya, textbook maupun slide presentasi dari dosen tersebut dikumpulinnya. Demi ujian itu, Reni belajar seminggu sebelumnya, nyicil tiap malam untuk mereview kembali isi mata kuliah tersebut, hingga ngerti bener.
Rino, hampir-hampir mirip dengan Reni. Jauh-jauh hari sebelumnya sudah di persiapkannya, tapi doi belum sempat belajar, karena kesibukan organisasi kampus. Karena menganggap mata kuliah itu gampang, dia pikir, belajar 2 malam saja cukup.
Sedangkan Riki, sama sekali nggak tahu jawdal ujian mata kuliah tersebut. Baru ngeh, kalau esok hari adalah ujian mata kuliah itu, soalnya dalam mata kuliah tersebut dia hanya hadir 40%, 30% titip absen, dan 30% bolos. Sejak pertama masuk kuliah itu, dia menganalisis, bahwa mata kuliah ini adalah salah satu mata kuliah termudah dari seluruh mata kuliah semester, dan dia menganggapnya nggak terlalu urgent di bidangnya. Setelah tahu besok ujian, dia mencari catatan kuliah terlengkap yang dimiliki temennya. Dipinjemlah catatan Reni. Kemudian dia nongkrong di himpunan untuk mencari soal-soal tahun kemarin, dan mengcopi softcopy slide-slide yang di berikan dosen pas mengajar. Dengan 3 modal itu dia merasa sudah cukup untuk belajar dan besok ujian.
Akhirnya mereka ujian esok harinya jam 9. Reni dengan persiapan matang selama seminggu dan tadi malem tidur jam 9 biar besok seger, duduk di barisan paling depan dengan mengerjakan penuh keyakinan.
Rino yang ternyata hanya belajar semalem (melem sebelumnya yang ditarget untuk belajar, malah nemenin pacarnya yang minta diajak shopping dan nonton), soalnya nggak punya waktu,belajar selama 7 jam, dari jam 7 malem sampe 2 pagi. Matanya merah dan sesekali menguap karena masih ngantuk duduk di barisan tengah.
Sedangkan Riki yang semalem ternyata hanya belajar selama 2 jam, hanya mereview ulang kuliah, megurutkannya, membaca catatan kuliah dan menganalisis soal2 ujian tahun-tahun sebelumnya, dan tidur jam 9 malem, karena tergoda dengan obralan tetangga kosannya yang lagi ada tamu dan ikut nimburng. Paginya habis subuh, dia mengerjakan soal-soal tahun lalu, menganalisis, dan mengerjakan ulang sampe jam 8, mandi dan berangkat. Dengan agak-agak nggak percaya diri, dia duduk di belakang.
Hasil ujian akan diumumkan 1 minggu lagi, sedangkan ujian kedua dilaksanakan 3 hari lagi dengan mata kuliah paling berat dan susah.
by
racoen
saat
8:18 AM
3 Mahasiswa (Part 1)
ΞSunday, May 3, 2009|→
0
komentar|
∇
Categories :
Cerita
Ada cerita tentang 3 mahasiswa.
Mahasiswa pertama, sebut saja namanya Reni. Dia tinggal di daerah pinggirang kota. Setiap kuliah, dia naik bus/angkot 2 jam sebelum waktu kuliah. Dia harus jalan dulu 500 meter ke depan gang untuk nunggu angkot ke terminal. Angkot yang hampir selalu kosoong dan harus ngetem berpuluh-puluh menit untuk mengantar penumpang ke terminal. Habis dari terminal naik bus, menuju ke terminal kota. Habis itu pindah angkot lagi menuju kampusnya. Total 2 jam ketika perjalanan di lakukan pada pagi hari, karena jarak jauh, angkot yang ngetem, dan macet. Bayangkan kalau Reni kuliah jam 7 pagi, maka dia harus jam 5 berangkat dari rumahnya. Dan hebatnya dia sama sekali nggak pernah telat sekalipun.
Mahasiswa kedua, namanya Rino, dia bukan penduduk aseli kota tempat dia kuliah. Dia ngekost di dekat kampusnya. Agak jauh, karena kalau dekat, harga kosannya mahal. Setiap kuliah dia selalu jalan 15 menit, walaupun bisa juga naik angkot, tapi sayang uangnya, mending sekalian olahraga.
Mahasiswa ketiga namanya Riki, dia juga ngekos di dekat kampus. Tapi dia punya motor, dan selalu naik motor ketika berangkat ke kampus. Hanya 5 menit saja perjalanan dari kosnya ke kampus. Makanya ketika kuliah jam 7 pagi, dia bangun untuk kedua kalinya (bangun pertama untuk subuhan)jam 06.45, cuci muka, gosok gigi, ganti pakaian, yang dapat ia lakukan hanya dalam tempo 10 menit, habis itu pergi ke kampus 5 menit, jalan ke ruangan kelas 5 menit, makanya di selalu telat 10-15 menit datang di ruang kelas kalau kuliah pagi hari
Reni, Rino dan Riki akhirnya berada dalam satu kelas pagi itu. Reni duduk di depan, mendengarkan sang dosen berceloteh, dan kadang menulis-nulis sesuatu di bukunya sambil manggut-manggut. Riki, duduk di tengah, kadang mendengarkan, kadang ngobrol dengan teman sebelahnya sambil memegangi pulpen. Sedangkan Riki duduk di barisan paling belakang, di bangunin teman sebelahnya karena kertas absen sampai kepadanya. Dengan mata merah Riki bangun dan pinjem pulpen temannya untuk absensi. Kemudian dia lanjutkan tidurnya, karena masih ngantuk, semaleman maen football manager. Temen sebelahnya hanya geleng-geleng kepala saja, masih mending dateng, biasanya titip absen doang, ato habis absen, langsung ngacir, balik ke kosan atau makan, batinnya.
sekian dulu ah, capek, nanti bersambung yah.
by
racoen
saat
4:06 AM
Achmed - Jeff Dunham
ΞTuesday, April 28, 2009|→
0
komentar|
∇
Categories :
Guyonan
Kocak banget juragan, lumayan buat hiburan
by
racoen
saat
5:11 AM
Quick Count
Sejak dulu aku masih nggak habis menegrti, bagaimana teknik quick qount yang biasa di pake di pemilu di Indonesia itu bisa sangat merepresentasi hasil populasi seluruhnya. Yah, secara aing pernah belajar statistik, belajar apa itu sampel dan populasi, dan teknik melakukan metode penelitian dengan pendekatan sampel, sepertinya sangat nggak mungkin hasil quick qount itu bisa sama persis (dekat) dengan hasil sesungguhnya. Kenapa selisih 2% saja tidak ada. Keren sekali dah.
Kalo nggak salah quick qount yang di selenggarkan oleh tim independent, menggunakan sampel hanya pada 2000 TPS di seluruh Indonesia. Sempat terpikir sih, beberapa penyelenggara quick qount itu di bayar oleh beberapa orang/kelompok yang sangat berkepentingan. Tapi menurutku kemungkinannya kecil, walau aku nggak nyebutin sangat kecil. Ya, karena ada sekitar 5 tim yang melakukan quick qount, yang sepertinya independen, dan tentu banyak orang/kepentingan di antara mereka, akan sulit untuk mengatur semuanya pada satu perolehan yang diinginkan.
Ya, mungkin akan lebih masuk akal, ketika aku berpikir sebaliknya, hasil populasi yang sebenarnyalah yang diatur agar sesuai dengan hasil quick qount. Semua orang sudah tidak sabar lagi menunggu hasil. Mind set semua orang sudah terpola bahwa hasil populasinya akan sama dengan hasil sampel yang entah hanya berapa persen saja. So, buat apa pemilu, ganti aja dengan quick qount, yang tentunya lebih irit dan cepat, tidak merepotkan semua orang, lha wong semua juga ude nrimo-nrimo aja dengan hasil quick qount tho.
by
racoen
saat
3:35 AM
Maling
ΞThursday, April 16, 2009|→
0
komentar|
∇
Categories :
Puisi
Hitam
maling-maling disana
teriak maling
satu maling teriak maling kepada maling satunya
satunya terkejut
Dasar maling
maling satunya berkata kepada maling lainnya
Kau teman apa musuh?
Hitam
Bingung
Sendiri
Sang maling terus menatap
maling satunya pun bingung
yang terlupakan
adalah bahwa kita semua maling
ketika denting berbunyi
semuanya bubar
buyar
gelap
Hitam
Dasar maling
by
racoen
saat
5:07 AM
27604 views
ΞFriday, February 27, 2009|→
0
komentar|
∇
Categories :
AKOE
Gile lagi dah.
Ude ditinggal kemana-mana, ternyata blog ini ude dilihat sampe 27.604 per tanggal 27 Februari 2009. Weleh-weleh, jadi semangat untuk nge-blog lagi neh.

by
racoen
saat
10:32 PM
Lama Tiada Posting
Gila ini mah.
Ude berapa bulan blog ini nggak keisi??
Ck...ck...ck.. sejak bulan July tahun lalu. Setengah tahun yang lalu men. Yo wis, ah, bubye dulu.
by
racoen
saat
10:24 PM
Lentera Jiwa
ΞMonday, July 28, 2008|→
0
komentar|
∇
Categories :
Music
Lagu bagus neh dengan video klipnya juga, baru denger tadi pagi, bikin merinding.
monggo diunduh mp3nya, didiye:
hxxp://rapidshare.com/files/98748437/Nugie_-_Lentera_Jiwa-IMZ-v507.rar
by
racoen
saat
4:03 PM
Surat Cinta
ΞTuesday, July 15, 2008|→
0
komentar|
∇
Categories :
Puisi
Surat Cinta Anak IPA
Archimedes dan Newton tak akan mengerti Medan magnet
yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2
Ah tak sebanding dengan momen cintaku
Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa
maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro...
Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat
aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak
terbatas
Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan
gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi
hukum kekekalan di antara kita
Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang
sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita...
---------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------
Surat Cinta Anak IPS
Dengan hormat,
Hal : Penawaran Kesepakatan
Saya sangat gembira memberitahukan Anda bahwa saya
telah jatuh cinta kepada Anda terhitung tanggal 17
April 2003.
Berdasarkan rapat keluarga kami tanggal 15 Mei lalu
pukul 19.00 WIB, saya berketetapan hati untuk
menawarkan diri sebagai kekasih Anda yang prospektif.
Hubungan cinta kita akan menjalin masa percobaan
minimal 3 bulan sebelum memasuki tahap permanen.
Tentu saja, setelah masa percobaan usai, akan diadakan
terlebih dahulu on the job training secara intensif
dan
berkelanjutan. Dan kemu dian , setiap tiga bulan
selanjutnya akan diadakan juga evaluasi performa kerja
yang bisa menuju pada pemberian kenaikan status dari
kekasih menjadi pasangan hidup.
Biaya yang dikeluarkan untuk kerumah makan dan
shooping akan dibagi 2 sama rata antara kedua belah
pihak. Selanjutnya didasarkan pada performa dan
kinerja Anda, tidak tertutup kemungkinan bahwa saya
akan menanggung bagian yang lebih besar pengeluaran
total.
Akan tetapi, saya cukup bijaksana dan mampu menilai,
jumlah dan bentuk pengeluaran yang Anda keluarkan
nantinya.
Saya dengan segala kerendahan hati meminta Anda untuk
menjawab penawaran ini dalam waktu 30 hari
terhitung tanggal penerimaan surat . Lewat dari tanggal
tersebut, penawaran ini akan dibatalkan tanpa
pemberitahuan lebih lanjut, dan tentu saja saya akan
beralih dan mempertimbangkan kandidat lain.
Saya akan sangat berterimah kasih apabila Anda
berkenan untuk meneruskan surat ini kepada adik
perempuan, sepupu bahkan teman dekat anda, apabila
Anda menolak penawaran ini.
Demikian penawaran yang dapat saya ajukan dan
sebelumnya terima kasih atas perhatiannya.
Hormat saya,
Bakal calon pasanganmu.
dapet dari sini http://dharacute.blogspot.com/
by
racoen
saat
12:28 AM
Rencana Tata Ruang Masjidil Haram dan Madinah
ΞThursday, July 3, 2008|→ 0 komentar|
sumber: http://www.dar-ul-ishaat.com/blog/
by
racoen
saat
12:30 AM
Puisi Cintaku
Untuk … tersayang
Tiga minggu yang lalu…
Untuk pertama kalinya kulihat kau berdiri tegak lurus lantai
Kulihat alismu yang berbentuk setengah lingkaran dengan diameter 4 cm
Saat itulah kurasakan sesuatu yang lain dari padamu
Kurasakan cinta yang rumit bagaikan invers matriks berordo 5×5
Satu minggu kemudian aku bertemu kau kembali…
Kurasakan cintaku bertambah,
bagaikan deret divergen yang mendekati tak hingga
Limit cintaku bagaikan limit tak hingga
Dan aku semakin yakin,
hukum cinta kita bagaikan
hukum kekekalan trigonometri sin2+cos2 = 1
Kurasakan dunia yang bagaikan kubus ini menjadi milik kita berdua
Dari titik sudut yang berseberangan,
kau dan aku bertemu di perpotongan diagonal ruang
Semakin hari kurasakan cintaku padamu
bagaikan grafik fungsi selalu naik yang tidak memiliki nilai ekstrim.
Hanya ada titik belok horizontal yang akan selalu naik
Kurasakan pula kasihku padamu
bagaikan grafik tangen (90o < x < 270o)
Namun aku bimbang…
Kau bagaikan asimtot yang sulit bahkan tidak mungkin kucapai
Aku bingung bagaikan memecahkan soal sistem persamaan linear
yang mempunyai seribu variabel dan hanya ada 100 persamaan
Bahkan ekspansi baris kolom maupun Gauss Jordan pun tak dapat memecahkannya
(puisi mas YLZ di kaskus, keren banget bro)
by
racoen
saat
12:23 AM
Untuk Mereka dan Dia
ΞSaturday, May 31, 2008|→ 0 komentar|
Ya Allah Yang menguasai semesta alam ini
Berilah keselamatan dan kebahagiaan kepada kedua orang tuaku
Jagalah mereka, seperti mereka menjagaku waktu aku kecil
Berilah mereka kelapangan dalam menjalani hidup
dan angan bebankan mereka apa yang tidak kuat mereka tanggung
Aku disini di tanah rantau ini
hanya bisa minta uang pada mereka, hanya tinggal memakai atm
Sampai sekarang tiada tahu bagaimana membalasnya kelak
Mungkin hanya dengan keseriusanku dalam menuntut ilmuku ini yang akan membuat mereka bangga
Mungkin juga mereka tidak akan pernah tahu
Bahwa anaknya ini tidak pernah makan lebih dari dua kali sehari
Atau tidak pernah jajan hingga badan turun beberapa kilo
Mungkin mereka juga tidak tahu kalau anaknya sering gali lubang tutup lubang hanya untuk sekedar fotokopi bahan kuliah atau pengen menikmati liburan
Mereka mungkin tidak tahu betapa berat dan susahnya kuliah
Betapa banyaknya tugas yang menumpuk hingga butuh ngelembur tiap malam
Selalu stress jika besok adalah deadline tugas
Dan susahnya mengerjakan ujian
Dan betapa bahagianya anakmu ini kalau habis subuh mendengar suara mu
Wahai bapak-ibuku
Kadang aku menangis di sore hari melepas beban
Rindu akan halaman rumah dan keluargaku
Ya Allah Tuhanku
Berilah hambamu ini ilmu dan pengetahuan
Mendapatkan banyak pengalaman, baik pahit maupun manis
Agar nantinya saya lebih kuat dan tegar menjalani hidup yang keras ini
Dan tentu saja ip yang baik
Agar lekas kedua orang tuaku menjemputku di sini
Melihatku memakai toga
Setelah itu Ya Allah Yang Maha Besar
Mudahkan dan lancarkanlah aku agar mendapat rezeki yang barokah
Agar cita-citaku selama ini bisa terkabul
Yakni pergi bersama kedua orang tuaku memenuhi undanganmu
Ke Rumah Suci-Mu
Sebelum aku minta bapakku untuk melamar anak gadis orang
Amin Ya Robbal ‘Alamin
-----------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------
Ya, Allah ya robbi
Betapa rindunya kami bertemu engkau dan kekasihmu
dan juga anak kami
Anakku, engkau belum tahu
Betapa beratnya beban hidup ini
Yang kami ingin agar engkau belajar dan banyak mendapat pengalaman
Juga pembelajaran yang akan membuat dirimu jadi manusia kuat
Dan tercapai cita-citamu
Engkau anakku pergi jauh ke luar kota demi menuntut ilmu
Kini bapak dan ibumu baru sadar mengapa pada saat engkau kecil sering menangis keras
Hanya karena bapakmu ini harus meninggalkanmu sejenak pergi kerja pada pagi hari
Sekarang kami baru tahu perasaan itu saat engkau pergi jauh
Sangat susah memang ditinggalkan oleh orang yang disayangi
Anakku, engkau belum tahu rasanya mencari nafkah hanya untuk sesuap nasi
Kepala jadi kaki dan kaki jadi kepala
hanya untuk bisa mentransfer uang kepadamu tiap bulan
Ya Allah, Maha Pengatur Segalanya, lancarkan rezeki kami agar tetap bisa menyekolahkan anakku
Ya Allah....
Kuatkanlah iman anak kami ini
Jagalah dia agar tidak pernah berbuat yang tidak benar, selalu di jalan-Mu
Agar tidak seperti Si Fulan, tetangga sebelah
Yang malah pulang tidak membawa gelar sarjana
Tetapi membawa seorang bayi beserta ibunya
Ya Allah, jangan ambil nyawa kami dulu, sebelum melihat anak kami memakai toga
Mudahkanlah urusan anak kami agar cepat
Kami menjemputnya di mimbar sarjana
Ya Allah....
Peliharalah rasa malu seperti ini kepada kami dan juga anakku
Jauhkanlah dari sifat sombong dan kikir
Dan mampu berdiri tegak lagi ketika jatuh
Ya Allah,
Jadikan anakku sholeh dan selalu mengingat-Mu
Selalu mendoakan kedua orang tuanya
Engkaulah Maha Pendengar Doa
Amin...ya Robbal ‘Alamin
by
racoen
saat
11:57 PM
Sayapku
“Assalamualaikum…”
“Waalaikumsalam” jawabku
Dahiku berkerut. Suara Dila begitu mendesah dan bernada sedih
“Mmm...”Aku bergumam memancing dia bicara, soalnya setelah 5 detik ini dia belum memulai pembicaraan.
“Ma...bisa ke rumahku nggak?” katanya lirih.
Jarang sekali, bahkan gak pernah Dila dengan tiba-tiba menyuruhku untuk kerumahnya. Aneh, batinku.
“Ke Rumahmu?”
“Iya”
“Sekarang?” tanyaku bingung, masih berfikir ada apa sebenarnya
“E...kalo bisa sih?”
Aku lihat jam di dinding kosanku. Aku ada janji sama temenku untuk pergi ke BEC setengah jam lagi.
“Ya udah. Tunggu ya. Eh, emangnya ada apa sih?” tanyaku mencoba mencairkan pembicaraan yang menurutku kaku ini.
“Nggak enak kalo diomongin lewat telepon...”
“Nyante aja, i’ll be there soon”
“Makasih ya Ma...Bye...”
Tut..tut..tut...
---****---
Di teras rumah Dila aku menunggu, mencoba mengira-ngira apa yang akan dikatakan Dila. Sejenak dia datang membawa piring dan dua gelas jus jeruk dan kemudian menaruh martabak yang tadi aku bawa ke piring.
“Pada kemana bokap-nyokap?”
“Pergi semua. Sendirian aku sejak pagi tadi”
“Nggak kuliah?”
Dila menggelengkan kepalanya. Aku mengambil gelas dan meminum jus jeruk di meja, menunggu Dila memulai percakapan.
“Ma, ayuk kita keluar ya...”
Kupandangi wajah Dila, mecoba menerka apa yang ada di pikirannya. Aneh betul, sejak berteman akrab selama 1 tahun baru kali ini Dila mengajak keluar. Hanya berdua lagi.
“Kemana?” kulirik jam tanganku, masih terpikir janji ama temenku di BEC nanti
“Ke kebun teh di atas yuk” katanya
Haaahhh, ke kebun teh, sore-sore begini, emangnya mau ngapain.
“Ayuklah, bentar aja...” dia tersenyum manja, ah, mana bisa aku menolaknya. Aku pun mengangguk.
---****---
Aku parkirkan motorku di dekat gubuk di pinggir jalan yang jualan jagung bakar. Dila lagi asyik menikmati udara segar dengan melebarkan tangannya, memejamkan matanya dan menarik nafasnya dalam-dalam. Rambutnya yang terurai panjang dibuai angin gunung. Sweater merah jambu yang dikenakannya membuatnya tampak manis sekali. Dia kemudian berjalan ke arah kebun teh di pinggir jalan, naik gundukan tanah dan berjalan naik ke bukit. Di tengah-tengah kebun teh di bukit itu dia menoleh kepadaku.
“Maaaa!!!....Ayuk kesini naik ke atas!”
Aku tersenyum kepadanya lalu memandang sepatuku yang baru tadi aku cuci tadi pagi, sepertinya sepatuku hari ini kurang beruntung.
Di puncak bukit, ada sepetak tanah kecil kosong yang aku rasa ini sebagai tempat para pemetik teh untuk beristirahat. Kami duduk di sana, memandangi hamparan tanaman teh yang seperti karpet hijau. Angin dingin ini membuatku damai.
Setelah 1 menit menikmati suasana dan pemandangan yang begitu indah, Dila berbicara.
“Ma..”, ujarnya masih tetap memandang ke arah matahari yang mulai tenggelam, “Bagaimana kalau hari esok tidak datang?”
Aku pandangi Dila. Aneh betul dia hari ini. Aku nggak segera menjawabnya, menyusun kata-kata yang tepat. Perasaan aku pernah dah mendengar pertanyaan seperti ini.
“Kalau esok nggak ada aku akan melakukan hal yang terbaik hari ini, minta maaf kepada semua orang yang pernah aku sakiti dan membahagiakan orang yang aku sayangi.”
“Apakah semua itu bisa kamu lakukan dalam satu hari?”
“Mmmm...semoga saja bisa”, jawabku serius, tapi Dila malah ketawa. Aku diam saja, menatap kepulan asap jagung bakar dari arah gubug tadi.
“Ma...”, dia menarik ujung lengan kaosku. Dia memandangiku dengan penuh perasaan, “Aku minta maaf yah…”
Bergetar hatiku dan berhenti nafasku. Bukan karena ucapan yang baru dia katakan, that’s because the way she look deeply at me. Dan kita tetap berpandangan mata lama, tanpa suatu kata pun terucap.
Tuhan, terima kasih, aku yakin telah menemukan belahan jiwaku, dan benar sedari dulu aku sudah merasakannya.
To really love a woman
To understand her - you gotta know her deep inside
Hear every thought - see every dream
N' give her wings - when she wants to fly
Then when you find yourself lyin' helpless in her arms
Ya know ya really love a woman
(Bryan Adams, Have You Really Love a Woman)
(sudah lama aku tidak menulis sebuah cerpen, dan cerpen diatas aku buat hampir satu tahunan, nggak kelar-kelar, padahal pendek gini. Bayanganku sih, sewaktu menulis pertama kali, ceritanya bakal lebih complicated dan lama, tapi entah kenapa aku segera ingin mengakhirinya, tapi mungkin cerita ini akan bersambung, tapi entahlah,,,)
by
racoen
saat
11:43 PM
Menikmati 1 Mbps
ΞFriday, May 30, 2008|→ 0 komentar|
Mendengar Speedy akan naik bandwith menjadi 1 Megabit per second (Mbps) untuk download dan 128 Kilobit per second (Kbps) untuk upload yang dulunya hanya 384 Kilobit per second (Kbps) untuk download dan 64 Kbps untuk upload gembira juga sebagai pelanggan speedy. Konon kabarnya sebagai peringatan 100 tahun kebangkitan nasional ceritanya dan tanpa kenaikan biaya loh. Eh, dan ternyata nomer pelanggan speedy kita di rumah termasuk yang dinaikkan, betapa beruntungnya, pantas beberapa akhir ini koneksi jadi lebih cepat, dan pas mencoba pake speed test-nya speedy juga signifikan naik.Tapi untuk download tetap berkisar 30 kbps (lumayan stabil sih) di siang, dan mampu ampe 50-70 kbps secara konstan di malam hari. Mantablah, semoga ntar bisa naik lagi bandwithnya bos!!! Bayangin aja di Jepang koneksi ude pake fiber sejak lama uy...
dbl: gambar dari portal.telkomspeedy.com
by
racoen
saat
11:50 PM
Double Winner MU!!!
ΞMonday, May 26, 2008|→
0
komentar|
∇
Categories :
AKOE
Akhirnya 9 tahun menanti, akhirnya dapet juga neh Piala Champions. Jadi keinget final dulu pas lawan Bayern Muenchen, pas kelas 1 SMP, sampe loncat2 karena 2 gol Sheringham dan Solskjaer, sedangkan final yang full tegang dari awal sampe akhir, viuhhh,,,
Padahal MU maennya kurang greget, tapi emang dua team di final ini maen luar biasa, sangat ketat, dengan pertahanan yang kokoh. Sebenarnya yang bisa jadi juara adalah yang mempunyai mental juara lebih, sayangnya menurut saya pribadi keduanya belum punya mental lebih sehingga harus sampe penalti untuk menentukan sang juara.
Selamat lah untuk MU dan fans di seluruh dunia pokoke. Congrat!!!
Glory...Glory...Manchester United!!!
dbl: foto dari uefa.com
by
racoen
saat
10:26 PM
Bangkit!!!
ΞThursday, May 22, 2008|→ 0 komentar|
Mengutip quote dari Pak Karno "Jangan pernah sekali-kali melupakan sejarah". Hai para kaum muda, dimana rasa nasionalisme kita neh??? Jadi unwriteable ketika nonton neh video:
Ayolah wahai kaum muda Indonesia, mari kita bergerak menyatukan dan mengangkat bangsa ini dari keterpurukan. Buktikan bahwa kita bisa. Saya yakin kita semua mempunyai potensi yang luar biasa dan siap untuk menggoyang dunia. Berkali-kali kita kaum muda selalu jadi pe-revolusi dalam setiap sejarah bangsa ini. Saatnya kita menggerakkan total tangan, kaki dan otak kita untuk kejayaan bangsa ini. 100 tahun adalah waktu yang cukup lama untuk mengukir sejarah.
by
racoen
saat
11:14 PM
Quote-ku
ΞSunday, May 18, 2008|→
0
komentar|
∇
Categories :
AKOE
"Penyesalan itu letaknya ada di belakang"
So, karena ada di akhir, berusahalah dengan sekuat tenaga jangan sampai hal yang kita kerjakan atau kita putuskan hari ini dan sekarang membuat kita menyesal kelak. Gagal dan salah itu biasa, tapi jangan sampai menyesal, buatlah banyak hikmah dan pembelajaran walaupun gagal dan salah.
"Hidup ini terbagi menjadi dua bagian hal besar, pertama WAKTU, dan yang kedua adalah PILIHAN"
Ya, hidup kita akan bahagia, sukses, makmur, atau kata-kata lainnya lah, ketika kita pandai dan tepat dalam memilih dan di waktu yang tepat pula. Dengan memilih dan tahu kapan waktunya juga penting dalam hidup kita.
"Hidup ini sebenarnya hanya permainan belaka"
Kalo ini banyak tafsirnya tergantung bagaimana kita mengartikannya. Tapi kalo aku mencoba mengartikannya, bahwa kita jangan terlalu terforsir pada dunia ini, jangan terlalu mendramatisir, nyante aja, lha wong cuman permainan. Kalah, juga biasa, asal kita bangkit lagi dan siap utnuk permainan berikutnya. Dan ada hidup lagi yang jauh lebih penting dan abadi yang patut untuk di perjuangkan. Tapi ada terusannya juga loh, bahwa hidup juga hanya sendau gurau belaka. Hhhmmmm...
by
racoen
saat
9:50 AM
Quote
ΞThursday, May 15, 2008|→
0
komentar|
∇
Categories :
AKOE
Pengen buat quote sendiri ah:
"Hidup ini terbagi menjadi dua bagian hal besar, pertama WAKTU, dan yang kedua adalahPILIHAN"
Semoga mengerti, hahahaha
by
racoen
saat
10:43 PM



