Showing posts with label Hikmah Jumat. Show all posts
Showing posts with label Hikmah Jumat. Show all posts

Hikmah Jumat April

ΞSunday, April 6, 2008|→ 0 komentar|

Setelah sekian lama nggak nulis Hikmah Jumat, akhirnya aku paksain untuk nulis. Ya, dari tulisan terakhir yang ude lama bet, bulan Agustus, dan sekarang April, 8 bulan men!!! Cepet aja waktu berlalu,,, Dan sekarang saya ude nggak tinggal/ngekos lagi di Cisitu, ude hijrah ke daerah Arcamanik. Hmmm, dulu yang sering Jumatan di Cisitu, sekarang sering jumatan di daerah Arcamanik, di Masjid Asy-Syifa' di jalan Atletik.

Jumat kemarin tanggal 4 April, jumatan di Masjid tersebut, karen emang deket rumah dan alhamdulillah cocok dengan masjid tersebut. Sang khotib menerangkan tentang pentingnya sholat. Semua bahasan dikhususkan tentang pentingnya sholat bagi seorang muslim. Khotbah yang sangat bagus tentang betapa pentingnya ibadah yang satu ini. Kalo nggak sholat, istilahnya bukan muslim. Dan amal perbuatan seseoarang bisa dilihat hanya dengan sholatnya. Ketika sholatnya baik, maka amal perbuatannya dapat dikatakan baik. Tapi ketika sholatnya kurang baik, maka sebagian amal perbuatannya juga dapat dikatakan kurang baik.

Hikmah Jumat ???

ΞFriday, December 7, 2007|→ 1 komentar|

Ah, konsistensi untuk terus menulis hikmah jumat akhirnya luntur juga. Yah, tulisan terakhir pun tercatat tanggal 10 Agustus, dan sekarang tanggal 7 Desember. Terhenti 4 bulan. Kenapa??? Mungkin ude aku jawab di postingan sebelumnya di sini. Apa akan aku mulai kembali tulisan ini. Yah, mungkin saja, asal kesibukanku sendiri bisa aku atur dengan baik. Semoga saja...

Hikmah Jumat August 2 (11)

ΞFriday, August 10, 2007|→ 0 komentar|

Jumatan lagi di masjid LIPI. Sang khotib menekankan kepada jatuhnya moral bangsa Indonesia saat ini. Mengutip salah satu berita, beliau berkata bahwa murid SMP dan SMA sekarang sudah banyak yang berhubungan di luar batas. Murid-murid SD, SMP, SMA tiap hari disodori terus dengan sinetron-sinetron Indonesia yang mencotohkan pacaran, berhubungan dengan melewati batas, yang dapat meruntuhkan moral bangsa. Bagaimana Indonesia 5 tahun lagi kalau generasi mudanya diajari televisi dengan hal yang tidak produktif semacam itu??? Hal ini juga sudah aku sadari sejak lama. Tiap hari coba. Tiap stasiun televisi swasta coba. Dan gak ada larangan dari siapapun. Harusnya ada semacam kritikus film maupun sinetron di Indonesia, sebagai pengontrol kualitas film maupun sinetron agar dapat layak tonton bagi semua masyarakat Indonesia.

Salah satu isi khtobah menarik lainnya yaitu mengenai prediksi. Sang khotib menjelaskan bahwa prediksi itu ada 3 bagian menurut asalnya:
1. Prediksi Mistik
2. Prediksi Penelitian
3. Prediksi Illahi
Aku kurang menangkap dengan jelas mengenai penjelasannya. So,...

Hikmah Jumat August 1 (10)

Hikmah Jumat kali ini, beuh...benar-benar godaan setan itu luar biasa.
Aku lupa apa isi khotbah Jumat kemarin...

Ya, ini juga hikmah, bahwa godaan setan itu begitu kuatnya...

Hikmah Jumat July 4 (09)

ΞTuesday, July 31, 2007|→ 0 komentar|

Jumat akhir di Bulan Juli ini, aku kembali lagi ke LIPI. Yang aku dapat dari Jumatan ini adalah bahwa salah satu wujud dari syukur kepada Allah adalah sholat. Maka perbanyaklah sholat malam. Kenapa sejak di Bandung ini aku jarang melakukan sholat malam, apa karena kalau mengambil wudhu di tengah malam aku takut akan dinginnya air PAM Bandung
yang seperti air segelas dikasih es balok??? Kemudian sang khotib mengingatkan kita untuk selalu bersikap santun kepada semua orang, bukan hanya kepada orang tua.

Seminggu ini aku sedikit mendapat ilmu dan pengalaman. Paling mendalami perusahaan kaos yang kami dirikan bersama anak Pati. Keliling Cigondewah untuk survei dan mencari kain-kain, hingga sekarang ilmu mengenai dunia perkaosan dan perkainan termasuk persablonan bertambah banyak (mahasiswa koq malah bawa kain, nggak bawa buku-buku tebel?).

Entahlah!

Hikmah Jumat July 3 (08)

ΞFriday, July 20, 2007|→ 0 komentar|

Jumat ini aku jumatan di LIPI.
Khotibnya ternyata mantan anggota DPR. Isi dari khotbahnya, menerangkan tentang generasi muda Islam Indonesia yang makin jauh dengan dunia Islami. Beliau, menjelaskan beberapa fakta , seperti 15 % murid SMP di Bandung sudah tidak perawan, dan 30 % murid SMA
juga tidak perawan. Beliau kemudian juga menjelaskan bagaimana bahayanya kristenisasi tau misionaris di Indonesia. Fakta lagi, ungkapnya sebanyak 6 SD di Jawa Barat di tutup, sedangkan 16 sekolah Benecdictus diresmikan. Jumlah kelahiran anak muslim ternyata
menurun, dibandingkan dengan jumlah kelahiran kristen yang selalu naik. Sang khotib menghitung bahwa 200 tahun lagi (tanpa misionaris) umat Islam di Indonesia hanya akan tinggal 25 % jika dihitung dari jumlah kelahiran tadi. Dan (aku juga baru tahu ini) dulu Singapore ternyata 90 % penduduknya beragama Islam, tapi sekarang tinggal 15 % yang muslim.

Khotbah di tutup dengan sebuah data lagi, yaitu di Eropa dan Amerika, hanya 15 % anak yang dilahirkan dari pernikahan yang resmi. Kemudian dari hadits dijelaskan bahwa kelak Kaum Yahudi akan menyerang Kaum Islam di bantu dengan anak-anak haram yang berkulit putih.

Hikmah Jumat July 2 (07)

Jumat ini aku jumatan di Masjid Istiqlal. Yup, benar Masjid Istiqlal Jakarta. Yah, minggu ini aku pergi ke Jakarta dari Bandung naik motor, dan sengaja sholat Jumat di Istiqlal. Kalau diingat-ingat, aku terakhir ke masjid kedua terbesar se-Asia Tenggara ini sejak kecil, SD kayaknya. Tapi Jumatan ini aku ketiduran, kecapekan kayaknya, karena baru tadi malam
tiba di Jakarta setelah perjalanan 5 jam. 3,5 hari di Jakarta, benar-benar banyak pengalaman. Selain mengurusi administrasi KP, aku berniat untuk sedikit berlibur, menghafal jalanan di Jakarta, lumayan sih, sudah hafal daerah Jakarta Selatan, Pusat, sedikit Jakarta Timur dan Utara, mengunjungi Monas, ngeliat ibukota dari atas, mampir ke PRJ, terus ditutup ke Glodok, yang ternyata pusat komputernya kecil aja, sekelas Kandaga-nya Bandung, dan harganya-pun masih murah di Bandung. Yang paling membuat geleng-geleng kepala yaitu pasar tertutup yang kayak pasar tradisional, tapi isinya, ribuan bahkan jutaan CD, DVD bajakan yang berisi film, mp3, software komputer, dan film biru. Luar biasa!!! Benar-benar underground!!! Yang kerennya itu, film-film baru maupun serial hampir semuanya ada di Glodok, baik film Hollywood, Asia Timur, Bollywood dan film lokal. Benar-benar terpesona aku.

Pulang dari Jakarta aku lewat Depok, beda dengan berangkatnya yang lewat Jonggol, dengan maksud mampir ke Masjid Qubah Emas yang ada di Depok, yang ternyata ada di sebelah selatan Depok, sehingga pulangnya aku muter lebih jauh lewat Parung kemudian Bogor.
Masjid Qubah Emas, (nama kerennya, aku lupa apa nama sebenarnya masjid itu, Masjid Dian apa gitu), benar-benar seperti objek wisata. Berpuluh-puluh kendaraan dan bus, masuk dan keluar daerah itu, yang membuat jalan kecil di daerah tersebut macet di penuhi bus-bus pariwisata. Yang menarik atau yang aneh kali ya, masjid tersebut di jaga oleh beberapa orang di luar yang mengatur jamaah untuk masuk masjid sesuai dengan peraturan, yaitu laki-laki lewat samping masjid, wanita lewat pintu depan. Benar-benar ketat seperti rumah presiden saja, entah apa maksudnya. Dilarang juga mengambil foto di area masjid. Pas sholat pun, ternyata ada yang mengatur barisan bagi anak-anak yang diharuskan mengambil shof sendiri di belakang shof orang dewasa. Benar-benar diatur dan nggak bisa bebas. Di sebelah utara masjid, terdapat restoran, dan toko cinderamata, aula atau audiotorium, yang dipergunakan untuk berisitirahat para pengunjung, dan sebuah rumah super gede nan mewah, yang kelihatannya adalah pembuat masjid ini, yaitu suami-istri pengusaha sukses (konon, sang istri bermimpi membuat masjid dengan qubah emas, dan langsung direalisasikan). Area masjid ini dikelilingi taman yang luas dan kebun mangga.

Yah, angan-anganku untuk naik motor ke Jakarta akhirnya kesampaian juga, kelak kayaknya aku akan kesana lagi.

Hikmah Jumat July 1 (06)

ΞTuesday, July 17, 2007|→ 0 komentar|

Jumatan lagi di LIPI. Sang khotib kayaknya seorang guru agama dah, menjelaskannya ngalor-ngidul, jadi ndak jelas, dan sekarang pun aku ude lupa. Inilah godaan syaiton yang luar biasa, baru di dengar masuk telinga kanan, langsung keluar ke telinga kiri. Masya Allah, betapa hebantnya godaan syaiton ini.

Hikmah Jumat June 5 (05)

ΞFriday, July 6, 2007|→ 0 komentar|

Jumat terakhir di Bulan Juni ini aku Jumatan di Masjid deket Dago Tea House, nggak tahu namanya. Masjid yang sebagian besar dindingnya dari kaca ini, membuat suasana di dalam menjadi lapang dan terang. Topik khotbah, yaitu mengenai persatuan antar muslim yang sekatang menjadi luntur. Hanya gara-gara beda golongan, kelompok, partai, dan mahzab dapat menimbulkan perpecahan antar sesama muslim. Kita lupa bahwa sesama muslim itu kita bersaudara. Umat Islam yang terpecah-pecah seperti ini tentunya sangat rentan runtuh, kalah dengan budaya-budaya barat yang gencar. Budaya Islam jadi tertinggal dan ditinggalkan. Apa hanya gara-gara yang satu kalau Sholat Subuh dengan do'a Qunut yang lain tidak, kita tidak bisa bersatu bersama-sama menjayakan Islam???

Minggu ini aku mulai KP di Antusin, KP yang masih belum jelas, aku sendiri pun agak malas. Malah lagi sibuk sama teman-teman Pati untuk berusaha jualan kaos. Tertarik dengan kaos kami, silahkan mengunjungi ini: http://tokokaos.perusahaanku.com

Hikmah Jumat June 4 (04)

ΞThursday, June 28, 2007|→ 1 komentar|

Jumat kemarin, jumatan lagi di Masjid LIPI Bandung, khotibnya keren bet. Jarang-jarang ada khotib yang seperti itu, ngejelasinnya jelas, bacaan al-Quran-nya mantabh, tapi sayangnya aku ude lupa isina, Gubrag!!!Hahaha...Minggu kemarin saya teh ke Jakarta ama temen, ngurus KP, mencoba menjelajahi Jakarta, khususnya daerah Kalibata di Jakarta Selatan. Aku sama temenku Helmi mencoba segala jenis transportasi di Jakarta dari Bajaj, Busway, KRL Ekonomi dan Express, Mikrolet, Minibus, Travel X-Trans dan Baraya. 2 hari dengan pengalaman yang luar biasa, untungnya cuaca di Jakarta pas mendung dan hujan, nggak panas2 amat, jadi pengen kembali lagi ke Jakarta euy...

Hikmah Jumat June 3 (03)

ΞTuesday, June 19, 2007|→ 0 komentar|

Kali ini aku Jumatan di Pati, tepatnya di Masjid Agung Pati, Baitunnur. Baru pertama kali aku Jumatan di masjid ini, itupun karena sebelumnya nganter nyokap ke Pati, terus langsung Jumatan, soalnya nggak bakal cukup kalo pulang untuk Jumatan di masjid deket rumahku. Topik yang disampaikan sang khotib-pun, ah,...kurang bagus,...kualitasnya jauh ma yang di LIPI Bandung, apalagi sang khotib membaca plek dari tulisan yang dibawanya (konon di masjid agung ini sang khotib harus menuliskan isi khotbahnya dan dikumpulin, dengan maksud agar khotbahnya tidak ngelantur dan terstruktur). Inti yang dijelaskan adalah mengenai maut (sesuatu hal yang sangat pasti di dunia ini), kapan dan dimana kita tiada akan tahu, walopun kita berlindung di bawah benteng yang kuat, maut itu akan datang. Hanya itu yang bisa aku dapat.

Yah Jumat ini aku ada di Pati, istirahat total alias tidur mulu. ternyata butuh beberapa hari untuk memulihkan dan mengembalikan kecapekanku selama ini di Bandung dan efek perjalanan "ngotek". Pengalaman yang menarik selama di Pati, aku di ajak ma bokap ke daerah Jaken salah satu kecamatan di Kabupaten Pati untuk menghadiri pengajian dan doa bersama yang di hadiri Habib Luthfi dari Pekalongan. Salah satu temenku juga ikut kesana, kami berombongan menuju ke Jaken. Kesanku...wow...baru kali ini aku merasakan pengajian seperti ini, tapi, wah unspeakable...Habib Luthfi sendiri baru sampai di tempat sekitar pukul 11 malem, yang sebelumnya diisi dengan pembacaan kitab seperti al-Barzanji mengenai sejarah Nabi Muhammad SAW. Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya adalah pimpinan jamaah Toriqot Syadzilliyah di Pekalongan yang sangat terkenal itu rupanya, dan beliau terkenal akan kharismatiknya. Bahkan jaman pemilu presiden 2004 kemarin, banyak capres dan cawapres yang sowan di rumahnya.

Hikmah Jumat June 2 (02)

ΞSaturday, June 9, 2007|→ 0 komentar|

Jumat minggu kedua Juni, aku jumatan di Masijid LIPI. Khotib menyampaikan khotbah dengan abagus, tapi pas itu aku ngantuk bet, tapi aku berusaha mendengarkan. Terutama yang aku inget yaitu beliau menjelaskan bahwa manusia itu cenderung (menurut orang-orang dulu) 3 TA yaitu: harta, tahta dan wanita (hawa nafsu). Setelah mendapatkan wanita manusia akan mencari harta (sampai mempunyai banyak unta untuk di tambatkan, ingin mempunya peternakan dan perkebunan yang luas) untuk mencukupi kebutuhannya dan kalo sudah terpenuhi maka ganti status yang akan dicari. Bener juga sih...

Kemudian sang khotib menjelaskan salah satu ayat di Surat al-Ankabut (Laba-Laba, iya...ya...ternyata ada beberapa nama surat di al-Quran bernamakan binatang, selain an-Nahl, entah ada hikmah apa) yang menyatakan kalau rumah laba-laba adalah rumah yang paling rapuh (mmmm) kemudian aku sudah lupa dan kurang memperhatikan kealanjutan khotbahnya...

Hari Rabu kemarin aku ma temen2 palano jalan-jalan ke Kawah Putih (again) ma Situ Patengan di Ciwidey, sekedar refreshing habis ujian. Lumayan bisa melepaskan penat, tapi aku belum bisa teriak-teriak (aku rindu pantai...). Terus tadi siang aku ma Fajri maen-maen ke Situ Lembang naek motor tapi akhirnya kami memutuskan untuk tidak jadi kesana di tengah perjalanan karena jalannya rusak bet...parah...berbatu (batunya segede gaban-gaban lagi) terus kami memutuskan untuk ke Cililin mau ke Waduk Saguling, tapi ternyata di hampir akhir perjalanan, yang kurang dikit lagi nyampe sono, kami batalkan juga soalnya perjalanan yang ude 50 km lebih melintasi gunung-gunung, ternyata gak sampe-sampe. Di perjalanan pulang kami dapet musibah, gara-gara aku yang kurang jeli, kami ditabrak anak muda dari belakang yang pake motor Thunder kenceng bet. Untung gak terlalu parah. Si Fajri luka-luka lecet di lututnya (celana jeans nya robek gede di bagian lutut) aku lecet-lecet di siku ma lutut dikit. Ah, sial banget. Tpai kami bersyukur nggak terlalu parah. Ah, udahlah nggak usah dibahas lagi, menyakitkan. Sampe Bandung pas Sholat Dzuhur, ternyata siku kananku yang lecet-lecet tadi membengkak besar di bagian tulangnya. Ah,,,perih...Ternyata luka dalem. Pas aku pulang kosan aku kasih balsem biat mengecil, tapi perihnya minta ampun, ampe bikin merem-merem. Yah pasti ada hikmahnya di balik ini. Mungkin aku agak lupa kepada-Nya, atau mungkin aku udah lama nggak kecelakaan lagi...udahlah, minggu yang kurang baik. Dua kali pergi berniat liburan dan melepaskan penat ternayata kurang memuaskan, so besok aku memutuskan balik PATI!!! Ude 5 bulan lebih nggak melihat kota kelahiran......

Hikmah Jumat June 1 (01)

ΞThursday, June 7, 2007|→ 0 komentar|

Bissmillahirrohmanirrohim...

Akhirnya, aku berniat untuk tiap minggu ngepost tentang hikmah tiap jumat.
Isinya, pertama yaitu refleksi selama seminggu dari jumat kemarin sampe jumat ini. Apa yang aku dapet misalnya, ato kejadian-kejadian menarik yang terjadi selama seminggu.
Kalo minggu kemarin aku masukin dalam judul "Akhirnya", sekarang tiap minggu aku akan beri judul Hikmah Jumat, disusl dengan bulannya dan urutannya. Untuk pos kali ini aku nomerin 2, soalnya aku anggep jumat kemarin aku posting yang pertama masalah Hari Jumat.

Sebagai pelengkap, aku akan mengutip khotbah Jumat yang aku dengerin pas Jumatan..yah sebagai motivasi aku biar mendengar dan mulai meresapi khotbah Jumat yang aku yakin bakal banyak hikmahnya, yuk kita mulai sekarang...
apa yah, oh, ya berarti minggu 26 May ampe 1 June.
nggak ada peristiwa yang mengesankan sih, cuman di kampus ada ujian saringan masuk, jadi pas minggu kemarin banyak ngeliaht brondong, dan jalan ganesha jadi macet bet, motorku aja ampe kelimpungan dibuatnya (hari Jumat kalah macet pokoknya).
dan Jumat kemarin aku jumatan di PDAM, deket Salman...lagi-lagi sang khotib menurutku kurang menarik menyajikan khotbahnya. yang masih aku inget hanya dua pesen, yaitu
1. Jangan menghina orang lain
2. Jangan merendahkan perbuatan sendiri (aku lupa persis perkataannya), intinya kita harus menghormati apa yang telah kita kerjakan

Poin yang pertama, menurutku sih biasa, walapun sederhaan itu sukar dilaksanakan, tapi akulebih tertarik pada poin yang kedua, yaitu menghormati karya sendiri...Ini yang jarang aku lakukan. Emang sih aku belum benar-benar mengerti arti daerah menghormati karya sendiri..jadi teringat film Naga Bobar, bukan Naga Bonar yang baru, tapi Naga Bonar yang lama. Di awal filmnya, ada pembuka tulisan yang berisi, kalo gak salah isinya begini intinya.."Merugilah Orang yang Selama Hidupnya tidak Pernah Mengeluarkan Karya Terbesarnya"...

Termenung aku membaca tulisan ini, pertama karya terbesar apa yang pernah aku buat selama ini, dan karya terbesra apa yang akan aku buat kelak...Jadi mikir neh...
Ah, udahan ah, ude capek. Semoga Hikmah Jumat ini kan terus berlanjut, walaupun bentar lagi aku pulang kampung, dan akan jarang ngenet, tapi Insya Allah, aku akan ngepost tiap minggu...Amin...semoga Allah memudahkan apa yang aku lakukan dan niatkan dengan baik dan tiada membebanka apa yang tidak bisa aku pingkul.

Akhirnya

ΞFriday, May 25, 2007|→ 0 komentar|

Ah, ude lama nggak nge-blog di sini...

terakhir bulan november tahun kemarin
ude hampir 6 bulan

wow, waktu serasa tiada terasa

Sekarang 25 May, hari Jumat kupaksa diriku untuk menulis
sekedar menulis
sekadar untuk mengobat rasa rindu bagi para pembaca...kwakwakwa

mo nulis apa yah
ah, ini aja
hikmah Jumatan hari ini

Tadi sang khotib di masjid LIPI deket kosanku, kurang enak menjelaskannya
menurutku sih,
hingga sore ini aku sudah lupa apa yang dikatakan

yang paling aku ingat itu bahwa...apa ya kok jadi lupa lagi, ah...

nulis ini ajalah
aku teringat postingan temenku di salah satu forum anak pati
begini tulisannya:

seorang bijak pernah berkata, bahwa dua hari dalam hidup ini yang sama sekali tak perlu anda
khawatirkan.
yang pertama :
hari kemarin. anda tak bisa mengubah apapun yang telah terjadi. anda tak bisa menarik perkataan
yang telah terucap. anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang
anda rasakan kemarin. biarkan hari kemarin lewat, lepaskan saja..
yang kedua :
hari esok. hingga mentari esok telah terbit, anda tak tahu apa yang akan terjadi. anda tak
bisa melakukan apa-apa esok hari. anda tak mungkin sedih atau ceria esok hari. esok hari
belum tiba, biarkan saja..
yang tersisa kini hanyalah hari ini. pintu masa lalu telah tertutup, pintu masa depan
pun belum tiba. pusatkan saja diri anda untuk hari ini. anda dapat mengerjakan lebih banyak
hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan hari esok.
hiduplah hari ini. karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
hiduplah apa adanya. karena yang ada hanyalah hari ini, hari ini yang abadi


Luar biasa!!!
itu seperti menjawab kegundahanku selama ini
aku terlalu sibuk emmikirkan masa laluku, dan takut untuk merencanakan masa esok,
tapi...tapi kalo aku konsentrasi terus pada hari ini dan tiad amemikirkan hari esok
dompetku bisa langsung abis dalam satu hari di awal bulan...

cukup lah hari ini, kalo ada waktu entar di sambung